Hasil Pramusim Chelsea, Memuaskan?

Chelsea menang di dua laga pramusim sebelum masuk ke Liga Primer Inggris. Hari Sabtu tanggal 9 Agustus 2025, Chelsea menang 2-0 atas Bayer Leverkusen. Besoknya, menang 4-1 atas AC Milan.

Liam Delap (kiri) dan Joao Pedro.
Sumber: Chelsea

Enggak kayak tim-tim lain, Chelsea cuma main 2 pertandingan pramusim karena sebelumnya ikut Piala Dunia Antarklub 2025. Jadi, abis liga selesai musim lalu Chelsea langsung ikut kompetisi lagi sebulan (Piala Dunia Antarklub), ya sama aja deh kayak tim lain yang jalan-jalan ke Asia ikut pramusim.

Musuh-musuh di Piala Dunia Antarklub juga lumayan kuat, ada PSG, Benfica, dan Palmeiras. Menurut gue, itu jadi pramusim paling cihuy karena selain dapet laga ‘uji coba’, dapet duit juga kan dari partisipasi turnamen. Bagusnya, Chelsea juara pula, hahaha.

Nah, gue ga ulas Chelsea di Piala Dunia Antarklub, tapi lebih ke pramusim. Secara hasil, kata gue mah bagus. Clean sheet pas lawan Leverkusen. Sayangnya, kebobolan sekali pas lawan Milan. Untuk jumlah gol, ok lah. Apalagi pas lawan Milan. Soal pemain, Joao Pedro sama Liam Delap nih sepertinya menjanjikan. Pedro sendiri udah 5 gol di 4 pertandingan sejak join Chelsea bulan lalu.

Formasi yang dipake pas lawan Leverkusen dan Milan 4-2-3-1, enggak ada perubahan alias sama dengan format yang juga dipake di final Piala Dunia Antarklub lawan PSG. Cuma starternya aja yang beda. Lawan Leverkusen, Delap jadi starter. Lawan Milan, Pedro dapet giliran pertama. Pedro juga jadi starter waktu Chelsea lawan PSG di final Piala Dunia Antarklub.

Singkat kata, karena lawan Leverkusen dan Milan cuma di pramusim, hasilnya ga bisa jadi jaminan Chelsea bakal mengerikan di musim besok. Apalagi pemain-pemainnya baru, semoga cepet nyetel satu sama lain. Cuma Pedro aja yang udah keliatan konsistensinya untuk urusan cetak gol.

Strategi menyerang Chelsea juga efektif, enggak monoton, dan sigap setiap kali ada peluang. Kalau ini dipertahankan, ya peringkat di klasemen Premier League ga mungkin naik turun ya.

Gimana menurut klean?

Chelsea Gagal Maning

Again and again. Chelsea lagi-lagi gagal menang. Udah empat pertandingan beruntun enggak menang. Terbaru, hasil seri 1-1 lawan Crystal Palace hari Sabtu (4/1) kemarin.

Gue perhatiin, seringnya akhir tahun pasti Chelsea kesandung. Musim ini juga begitu pas Desember 2024, padahal udah sempet posisi kedua di klasemen.

Apa yang bikin gue gregetan pas liat Chelsea main tuh sukanya oper bola ke kiper sendiri. Ngerti sih supaya lawan jadi maju. Tapi, kalo blunder? Kan amsyong.

Terus, kurang berani untuk kreatif di tengah. Keseringan coba-coba ngumpan dari sayap, tapi suka gagal. Walhasil striker kayak makan gaji buta. Diem doang kayak Nicolas Jackson. Nunggu bola enggak dikasih. Tapi, emang Jackson dikerubunin mulu sih, susah oper ke dia.

Satu lagi, woy Enzo Maresca, itu kenapa Ben Chilwell kagak dimainin? Sayang bet kan. Kata gue mah Chilwell bagus. Marc Cucurella juga bagus sih, tapi pas kemarin lawan Palace, menurut gue dia kecolongan mulu. Posnya ga dijaga.

Ini mantap kan ya analisis gue? Hahaha.

Musim masih panjang. Padahal Palace tim papan bawah. Harusnya bisa tuh dapet 3 poin. Next game lawan Bournemouth, mereka lagi bagus juga performanya. Terus lawan Wolves, ini mah harusnya menang besar. Tapi, abis itu lawan Manchester City, hmm ini kata gue 50:50.

Musim ini juga banyak tim yang lagi ajaib, jadi kalah dari tim yang ga populer mah enggak boleh heran ya. Kayak Nottingham Forest, contohnya. Apalah mereka itu? Musim kemarin finis di posisi ke-17. Musim 2022-2023, finis di posisi ke-16. Musim 2021-2022, mereka belum main di Liga Primer.

Eh, sekarang malah masuk 4 besar. You know lah kalau sampai akhir musim konsisten begitu posisinya, wuih, mereka bisa main lagi di Liga Champions. Buat yang mungkin belum tau, Forest bahkan pernah juara Liga Champions tahun 1979 dan 1980. Tapi, waktu itu nama kompetisinya masih Piala Eropa (European Cup).

Chelsea, yang notabene sering main di Liga Champions, malah baru dua kali jadi juara. Kalau ampe akhir musim bolong-bolong menangnya, ya palingan cuma bisa ikutan Liga Melon.