Cerita Tembus Mythical Glory dan Trik Rahasia Pilih Role

Mythical Glory

Akhirnya, Mobile Legends Season 40 ini bisa gue tutup dengan manis: Mythical Glory! Ampun-ampunan rasanya perjuangan buat dapetin 50 bintang.

Sebenarnya, awalnya gue tuh nggak terlalu tertarik buat ngejar Glory. Tapi, semua berubah pas gue kalah di satu match. Waktu itu, salah satu temen setim dengan entengnya mengetik di kolom chat, “Pantes, Honor.”

E buset ya, langsung panas dong gue! Makanya setelah kejadian itu, gue bertekad dalam hati, “Musim ini gue harus sampai Glory.”

Kejadian itu sebenernya mirip sama musim lalu. Gue bela-belain naik ke Honor juga gara-gara ada yang komen, “Ih, kok masih Epic?” Netizen Mobile Legends ini emang luar biasa motivasi toksiknya, hahaha.

Mudah-mudahan enggak ada lagi yang komen nanya kenapa gue belum Immortal. Soalnya, buat nyampe Glory ini aja gue harus melewati 254 match. Ingat ya, ini main SOLO RANK!

Tiga hero yang sering gue pakai musim ini.

Mari kita hitung matematikanya. Karena satu season itu berlangsung sekitar 90 hari, berarti rata-rata gue main 2–3 match per hari. Buat bapak-bapak yang harus WFH dan jaga anak kayak gue, itu aja udah bikin jompo dan capek banget. Gimana mau ngejar Immortal?

Makanya gue heran banget sama orang yang bisa dapet Immortal sampai bintang ribuan. Itu mereka emang 24 jam hidupnya cuma buat main game ya? Itu HP apa nggak meledak?

Top Global Vexana. Dalam 90 hari main ribuan match, gokil.

Hero Andalan: Vexana

Gue bisa nyampe Glory musim ini berkat digendong sama Vexana. Ini salah satu hero mage yang emang gue suka. Tapi kalau boleh jujur, gue sebenernya lebih suka Vexana versi sebelum di-revamp dulu. Menurut gue, Vexana yang sekarang ultimate-nya (si Lord mini itu) agak kurang oke dan kurang berasa dampaknya dibanding yang dulu.

Kalau ditanya role asli yang paling gue suka, sebenernya adalah Roamer. Cuma masalahnya, belakangan ini kalau gue jadi roamer kok malah sering kalah mulu. Karena frustrasi, gue berpikir buat balik lagi lah ke jalan yang benar, yaitu jadi anak Midlaner. Vexana juga cocok banget buat gue karena mekaniknya nggak terlalu nuntut fast hand (tangan kecepatan dewa), jadi jari-jari tua gue ini masih bisa ngejar.

Tips Buat Selalu Dapet Mid lane

Nah, sekarang kan Mobile Legends pakai sistem pemilihan role baru sebelum matchmaking. Kita diminta nentuin minimal dua role yang kita mau, enggak bisa cuma satu.

Awalnya gue pilih Roam dan Mid. Tapi tebak apa yang terjadi? Gue selaluuu aja dikasih role Roam, mungkin karena sistem ngebaca history gue sering mainin itu. Padahal kan gue lagi lose streak dan pengen pindah ke Mid.

Akhirnya gue putar otak dan mencoba satu trik psikologi sistem. Gue pilih Mid sebagai role utama, dan Gold Lane sebagai role kedua (role yang bener-bener nggak pernah gue mainin).

Eh, ternyata trik ini berhasil cuy! Gue selalu dapet role Mid, hahaha! Beberapa kali emang pernah kecolongan dapet Gold Lane, tapi dari 10 match, paling cuma 2–3 kali doang. Sisanya gue aman mengamankan lini tengah.

Jadi, begitulah cerita musim ini, akhirnya selesai juga sesuai harapan dan dendam gue terbalaskan.

Ada yang belum Glory nggak nih musim ini? Sini cerita di kolom komentar, atau mau gue gendong? Hahaha!